Solskjaer 100 Persen Percaya MU Bisa Lewati PSG

Meski peluang untuk melaju lebih jauh di Liga Champions tengah menipis, namun Ole Gunnar Solskjaer ogah kibarkan bendera putih. Pelatih Manchester United tersebut yakin timnya bisa membalikkan situasi di leg kedua nanti.

Seperti yang diketahui, Manchester United tak berdaya saat bertemu PSG di markas kebanggaannya, Old Trafford. Dengan kekalahan 2-0, jalan bagi klub raksasa Premier League tersebut kini semakin terjal untuk dilewati.

Situasi leg kedua pun terbilang tak menguntungkan untuk The Red Devils. Mereka wajib meraih kemenangan minimal dengan skor 3-0 atas PSG yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri, dan hanya membutuhkan hasil imbang untuk bisa lolos ke babak berikutnya.

Apapun Bisa Terjadi
Seolah belum cukup, Manchester United pun datang ke Parc des Princes dengan keadaan yang pincang. Mereka tidak akan diperkuat oleh sejumlah pemain seperti Anthony Martial dan Juan Mata karena cedera dan Paul Pogba yang diganjar kartu merah pada leg pertama.

Tapi, Solskjaer sepertinya belum menemukan alasan yang tepat untuk mengibarkan bendera putih. Dalam konferensi pers jelang laga, pria asal Norwegia tersebut menyatakan bahwa dirinya percaya bisa membalikkan keadaan seperti yang dilakukan banyak tim di musim lalu.

“Ini adalah ujian yang sulit, tapi kami mampu melakukannya. Kami butuh gol pertama dan tetap fokus pada pertandingan. Apapun masih bisa terjadi. Kami butuh rencana yang bagus,” tutur Solskjaer seperti yang dikutip dari Goal.

“Semuanya tahu kami mampu melakukannya. Tahun lalu, Juventus kalah 0-3 atas Real Madrid dan mereka sempat unggul 3-0 di leg kedua, juga PSG vs Barcelona [di tahun 2017]. Ada banyak contoh tim yang mampu Mampu Tandingi PSG
Dengan situasi yang terpojok sedemikian rupa, Solskjaer percaya bahwa kemampuan terbaik anak asuhnya akan keluar. Bahkan ia sangat yakin bahwa kualitas pemain Manchester United bisa mengimbangi PSG jika berada di puncak performanya.

“Saat tak ada yang yakin dengan anda, akan selalu ada karakter yang harus ditunjukkan. Pemain-pemain ini tidak terbiasa tumbang dan kami tidak senang dengan kekalahan di leg kandang,” tambahnya.

“Pada kondisi terbaik kami, kami bisa menandingi mereka. Kami harus mencetak gol pertama dan semuanya masih bisa terjadi. Gol selalu mengubah permainan dan bila kami mendapatkannya pertama, kami akan mulai percaya,” tandasnya.

Sejak kalah dari PSG, Manchester United berhasil menyapu tiga dari empat pertandingan terakhirnya dengan kemenangan. Terakhir, The Red Devils berhasil menuntaskan perlawanan Southampton dengan skor 3-2 di ajang Premier League.


Related Posts